Wednesday, May 18, 2022
HomeKota bengkuluHelmi Hasan Beberkan Alasan Munculnya Bantuan Gas Melon Gratis

Helmi Hasan Beberkan Alasan Munculnya Bantuan Gas Melon Gratis

KLIKBENGKULU.COM – Walikota Bengkulu Helmi Hasan membeberkan rahasia suksesnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam menangani setiap aspek yang membuat pada masa pandemi Covid-19. Salah satunya adalah permasalahan kelangkaan melon gas (3 kg) yang baru-baru ini viral di Kota Bengkulu.

Hal ini ia sampaikan saat di acara ngobrol “Helmi Hasan dan Kontroversi” yang menampilkan BETV live, serta didukung tandaseru.id serta banyak media online Bengkulu.

Kegiatan yang di komandoi langsung oleh Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi ini juga melibatkan CEO Media Garda Bangsa (tandaseru.id) Dedy Junaidi, aktor dan sutradara Reza Nangin, Ketua Yayasan Bentang Merah Putih Yohana EH dan dipandu host kondang Bengkulu Dicky G yang akrab disapa Belando .

Disini, Helmi menuturkan kenapa gas subsidi ini masih saja langka, padahal peruntukkannya sudah jelas.

“Iya, dari Pertamina turunnya ke agen dan pangkalan dengan dasar kontrak. Nah, disini masalahnya, Pertamina tak menyampaikan ini subsidi dan untuk orang tak mampu. Jadi, di luar sana ada orang cari keuntungan ngeborong dengan harga eceran tertinggi sekitar 15 ribuan, tentu di pangkalan akan dijual walaupun mengorbankan warga tak mampu. Kalau untuk stok malah sangat berlebih sekitar 300 ribu, kalau di kota ini cuma 150 sudah maksimal, kok ini jadi langka. Hal inilah yang kita tegaskan bahwa itu untuk orang tak mampu,” jelas Helmi.

Helmi mengungkapkan pihaknya telah memberikan tawaran kepada Pertamina.

“Subsidi gas kita beli (3 Kg) dan akan diberikan kepada masyarakat tidak mampu yang datanya telah kita miliki. Dan saya sampaikan juga kepada pangkalan, agen dan Pertamina untuk mengubah kontrak dengan berdasarkan data orang yang tidak mampu disekitar sana, jika datanya pemerintah ada dan tidak akan kita siapkan,” tuturnya.

Agar pendistribusian berjalan lancar dan tepat sasaran, Helmi menyiapkan kartu kendali nantinya.

“Ya, kami menyiapkan kartu tersebut dan alhamdulillah kelangkaan sudah tak ada lagi di beberapa tempat, suasana sudah terkendali. Tapi namanya janji ya harus ditunaikan, dimasukan di APBD-P, bahkan ada penambahan tapi ini tak masalah,” tulisnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments